Prospek Pemanfaatan Kayu Hasil Persetujuan Penggunaan Kawasan Hutan (PPKH) sebagai Sumber Bahan Baku Industri Primer Hasil Hutan Kayu di Kabupaten Berau, Kalimantan Timur

Antonci Leo, Yosep Ruslim, Mustofa Agung Sardjono

Abstract


Industri Primer Hasil Hutan Kayu (IPHHK) memerlukan ketersediaan bahan baku yang cukup, legal, dan berkelanjutan untuk menjaga kontinuitas produksi. Kabupaten Berau memiliki aktivitas Persetujuan Penggunaan Kawasan Hutan (PPKH) cukup tinggi dan berpotensi menghasilkan kayu yang dapat dimanfaatkan sebagai sumber bahan baku industri pengolahan kayu. Penelitian ini bertujuan menganalisis prospek pemanfaatan kayu hasil PPKH sebagai sumber bahan baku bagi Perizinan Berusaha Pemanfaatan Hasil Hutan (PBPHH) di Kabupaten Berau. Penelitian menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan pendekatan studi kasus pada sembilan industri primer hasil hutan kayu yang beroperasi di Kabupaten Berau. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara menggunakan kuesioner, serta telaah dokumen perizinan dan data produksi industri. Parameter yang diamati meliputi status perizinan, jenis industri, kapasitas produksi, realisasi produksi tahun 2023-2026, kebutuhan bahan baku, dan sumber bahan baku. Data dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa total kapasitas terpasang industri mencapai 25.325 m³/tahun yang didominasi oleh industri penggergajian kayu. Namun, tingkat utilisasi kapasitas industri masih rendah, dengan produksi tahun 2026 sebesar 10.349,42 m³ atau sekitar 40,9% dari kapasitas terpasang. Sumber bahan baku industri berasal dari PBPH, Perhutanan Hak (PHAT), PPKH, pedagang pengumpul, dan industri lain. Sebanyak empat industri memanfaatkan kayu hasil PPKH sebagai sumber bahan baku utama maupun pendukung. Pemanfaatan kayu PPKH terbukti mampu mendukung peningkatan produksi, mengurangi kekurangan bahan baku, dan meningkatkan utilisasi kapasitas industri. Dengan potensi pasokan yang tersedia, kayu hasil PPKH memiliki prospek yang baik sebagai sumber bahan baku alternatif bagi industri primer hasil hutan kayu di Kabupaten Berau, sepanjang dikelola secara legal, terencana, dan berkelanjutan.

Keywords


bahan baku kayu, industri primer hasil hutan kayu, PBPHH, PPKH, utilisasi industri

Full Text:

PDF

References


Affandi, A., & Yuni, A. (2008). Pemanfaatan urine Sapi yang Difermentasi sebagai Nutrisi Tanaman. Yogyakarta: Andi Offset.

Iritani, Galuh. (2012). Vegetable Gardening : Menanam Sayuran di Pekarangan Rumah. Yogyakarta: Indonesia Tera.

Hadisuwito, S. (2012). Membuat Pupuk Organik Cair. Jakarta: Agromedia Pustaka.

Munawar, A. (2011). Kesuburan Tanah dan Nutrisi Tanaman. Bogor: IPB Press.

Rahayu, Murni .S dan Nurhayati. (2005). Penggunaan EM4 Dalam Pengomposan Limbah Teh Padat. Medan: Fakultas Pertanian Universitas Islam Sumatra Utara.

Safei, M., Rahmi, A., & Jannah, N. (2014). Pengaruh jenis dan dosis pupuk organik terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman terung (Solanum melongena L.) varietas Mustang F-1. Agrifor, 13(1), 59-66. DOI: https://doi.org/10.31293/af.v13i1.549

Ifrani and Abby, F. A. (2022) Kebijakan Hukum Pidana Pencegahan Penyalahgunaan Perizinan Pengelolaan Hutan. I. Edited by L. Hanifah. Banjarmasin: PT. Borneo Development Project.

Kartika, A. N. et al. (2023) ‘Analisis Implementasi Dalam Mewujudkan Ekonomi Hijau di Kalimantan Barat’, Jurnal Ilmiah Ekonomi Global Masa Kini, 14(02), pp. 111–120. Available at: https://ejournal.uigm.ac.id/index.php/EGMK/article/view/3466.

Mutaqin, D. J., Nurhayani, F. O. and Rahayu, N. H. (2022) ‘Performa Industri Hutan Kayu dan Strategi Pemulihan Pascapandemi Covid-19’, Bappenas Working Papers, 5(1), pp. 48–62. doi: 10.47266/bwp.v5i1.111.

Pangestu, A. P., Wilujeng, F. A. and Mei, P. C. (2025) ‘Analisa Proses Perizinan Usaha Produk Kayu Lapis di PT Anugerah Albasia Abadi Talun Kabupaten Blitar’, Jembatan Hukum: Kajian Ilmu Hukum, Sosial, dan Aministrasi Negara, 2(3), pp. 194–215.

Purwanto, A. (2024) ‘Analisa Potensi Pasar Korea Selatan untuk Produk Kehutanan’, Jurnal Syntax Admiration, 5(5), pp. 1666–1677. doi: 10.46799/jsa.v5i5.1160.

Syafruddin, R. F. and Darwis, K. (2021) Ekonomi Agroindustri. Available at: https://www.google.co.id/books/edition/Ekonomi_Agroindustri/zTc7EAAAQBAJ?hl=id&gbpv=1&dq=agroindustri&printsec=frontcover.

Syaprudin, Bakrie, I. and Kamarubayana, L. (2014) ‘Pinjam Pakai Kawasan Hutan Dan Realisasi Pemanfaatannya Oleh PT. Mahakam Sumber Jaya di Kabupaten Kutai Kertanegara, Provinsi Kalimantan Timur’, Agrifor, XIII(1), pp. 93–104.

Syazeedah, H. N. U. and Daspar (2025) ‘Analisis Peluang serta Tantangan Mengelola dan Menjalankan Perdagangan Furniture Berskala Internasional: Studi Kasus Indonesia-Vietnam’, Kompeten: Jurnal Ilmiah Ekonomi dan Bisnis, 6(0), pp. 167–186.

Umar, R. and Mimpia, K. (2025) ‘Pemanfaatan Kayu Eboni Untuk Penguatan Ekonomi Lokal Melalui Usaha Mikro di Mantikulore’, Bomba: Jurnal Pembangunan Daerah, 5(1), pp. 7–11.




DOI: https://doi.org/10.31293/agrifor.v25i2.9598

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2026 Agrifor : Jurnal Ilmu Pertanian dan Kehutanan

link ke situs budidaya tani

 Creative Commons License
AGRIFOR : Jurnal Ilmu Pertanian dan Kehutanan is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

situs web mitra usaha tani