Pemetaan Rencana Pola Ruang Di Desa Teluk Dalam Tenggarong Seberang

Hari Siswanto, Suci Septiarini, Ali Suhardiman, Yosep Ruslim

Abstract


Perencanaan ruang pada tingkat desa merupakan langkah strategis untuk memahami kondisi wilayah serta menentukan arah pengembangan berkelanjutan. Desa Teluk Dalam dipilih sebagai lokasi penelitian karena dinamika penggunaan lahannya yang dipengaruhi kondisi biofisik dan aktivitas masyarakat. Hasil interpretasi citra menunjukkan 13 kelas tutupan lahan dengan luas total 746,85 ha, yang didominasi oleh belukar dan semak. Penggunaan lahan lain meliputi permukiman, lahan terbangun, sungai, serta fasilitas umum dan kawasan campuran. Kegiatan groundcheck menunjukkan bahwa hasil interpretasi umumnya sesuai dengan kondisi lapangan. Konsultasi publik menghasilkan arahan pola ruang yang menekankan keseimbangan antara pembangunan dan konservasi, termasuk pengembangan kawasan permukiman dan perlindungan kawasan lindung mata air. Analisis indeks tutupan lahan menunjukkan bahwa desa memiliki daya dukung ekologis yang cukup baik, sehingga pengembangan ruang masih dapat dilakukan secara berkelanjutan. Secara keseluruhan, penelitian ini menghasilkan dokumen pola ruang yang adaptif dan relevan sebagai pedoman pembangunan desa.


Keywords


Penggunaan Lahan, pemetaan, rencana pola ruang, Desa Teluk Dalam

Full Text:

PDF

References


Brown, G., & Kyttä, M. (2014). Key issues and research priorities for public participation GIS (PPGIS): A synthesis based on empirical research. Applied Geography, 46, 122–136.

Bello, A. & Aina, O. S. (2020). Accuracy Assessment of Land Use/Land Cover Classification Using Remote Sensing and GIS. Open Journal of Ecology.

Congalton, R. G. (1991). A review of assessing the accuracy of classifications ofremotely sensed data. Remote Sensing of Environment.Firman, T. (2016). Urban development in Indonesia, 1990–2014: The emergence of new forms of urban governance and spatial planning. Habitat International, 54, 1–7.

Fitriani, R., Yulistyorini, A., & Santoso, E. B. (2019). Peran vegetasi pekarangan dalam meningkatkan kenyamanan permukiman. Jurnal Ruang, 5(1), 45–54.

Healey, P. (2004). The treatment of space and place in the new strategic spatial planning in Europe.

International Journal of Urban and Regional Research, 28(1), 45–67.

Kurniawan, D., & Ardiansyah, R. (2021). Konservasi mata air dan pengaruhnya terhadap stabilitas hidrologi perdesaan. Geografi Lingkungan, 9(2), 87–98.

Nugroho, D., Prasetyo, H., & Wibisono, R. (2018). Analisis penetapan zonasi dan pola ruang berbasis kearifan lokal masyarakat desa. Jurnal Pembangunan Wilayah, 12(1), 33–47.

Pratama, A., & Sari, D. (2023). Partisipasi masyarakat dalam penyusunan rencana tata ruang desa melalui konsultasi publik. Jurnal Perencanaan Wilayah dan Kota, 18(2), 101–112.

Putra, R. A., & Wicaksono, A. (2020). Analisis sistem drainase permukiman berbasis lingkungan. Jurnal Teknisia, 25(2), 101–110.

Rizki, M., Prasetyo, Y., & Hidayat, A. (2020). Identifikasi vegetasi sekunder pada lahan pasca penggunaan di kawasan tropis. Jurnal Ilmu Lingkungan, 18(1), 45–54.

Sari, N., & Ramdani, F. (2018). Analisis indeks tutupan lahan untuk menilai kondisi ekologis wilayah. Jurnal Ilmu Lingkungan, 16(1), 12–22.

Simarmata, H. A. (2012). Perencanaan tata ruang wilayah. Yogyakarta: Andi Offset.

Sofyan, I. (2019). Perencanaan partisipatif dalam pengembangan wilayah desa. Jurnal Pembangunan Wilayah dan Perencanaan Partisipatif, 14(1), 45–56.

UN-Habitat. (2015). International guidelines on urban and territorial planning. Nairobi: United Nations Human Settlements Programme.

Wulandari, R., Hidayat, T., & Saputra, A. (2024). Efektivitas konsultasi publik dalam penyusunan rencana tata ruang desa. Jurnal Tata Ruang dan Lingkungan, 6(1), 25–36.




DOI: https://doi.org/10.31293/agrifor.v25i2.9436

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2026 Agrifor : Jurnal Ilmu Pertanian dan Kehutanan

link ke situs budidaya tani

 Creative Commons License
AGRIFOR : Jurnal Ilmu Pertanian dan Kehutanan is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

situs web mitra usaha tani